Realitas tertambah, atau kadang dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya
AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua
dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi
lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata (real time).
Virtuality
Continuum oleh Milgram dan Kishino (1994)
Milgram dan Kishino (1994) merumuskan kerangka kemungkinan penggabungan dan
peleburan dunia nyata dan dunia maya ke dalam sebuah kontinuum virtualitas.
Sisi yang paling kiri adalah lingkungan nyata yang hanya berisi benda nyata,
dan sisi paling kanan adalah lingkungan maya yang berisi benda maya.
Dalam realitas tertambah, yang lebih dekat ke sisi kiri, lingkungan
bersifat nyata dan benda bersifat maya, sementara dalam augmented virtuality
atau virtualitas tertambah, yang lebih dekat ke sisi kanan, lingkungan bersifat
maya dan benda bersifat nyata. Realitas tertambah dan virtualitas tertambah
digabungkan menjadi mixed reality atau realitas campuran.
Perangkat
1. Head Mounted Display
2. Opaque
Head-Mounted Display
3. See-Through
Head-Mounted Display
4. Virtual Retinal
Display
5. Tampilan
Berbasis Layar
Penggunaan
1. Kesehatan
Bidang ini merupakan salah satu bidang yang paling penting bagi sistem
realitas tertambah. Contoh penggunaannya adalah pada pemeriksaan sebelum
operasi, seperti CT Scan atau MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah
mengenai anatomi internal pasien. Dari gambar-gambar ini kemudian pembedahan
direncanakan. Realitas tertambah dapat diaplikasikan sehingga tim bedah dapat
melihat data CT Scan atau MRI pada pasien saat pembedahan berlangsung.
2. Manufaktur dan
reparasi
Bidang lain di mana realitas tertambah dapat diaplikasikan adalah
pemasangan, pemeliharaan, dan reparasi mesin-mesin berstruktur kompleks,
seperti mesin mobil.
3. Hiburan
Bentuk sederhana dari realitas tertambah telah dipergunakan dalam bidang
hiburan dan berita untuk waktu yang cukup lama.
4. Pelatihan
Militer
Kalangan militer telah bertahun-tahun menggunakan tampilan dalam kokpit
yang menampilkan informasi kepada pilot pada kaca pelindung kokpit atau kaca
depan helm penerbangan mereka.
5. Navigasi
Telepon Genggam
Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini, telah banyak integrasi Realitas
Tertambah yang dimanfaatkan pada telepon genggam. Saat ini ada 3 Sistem Operasi
telepon genggam besar yang secara langsung memberikan dukungan terhadap
teknologi Realitas Tertambah melalui antarmuka pemrograman aplikasinya
masing-masing.
Realitas Tertambah adalah sebuah presentasi dasar dari aplikasi-aplikasi
navigasi. Dengan menggunakan GPS maka aplikasi pada telepon genggam dapat
mengetahui keberadaan penggunanya pada setiap waktu.
Kesimpulan :
AR adalah penggabungan benda-benda yang ada di dunia maya (virtual) ke
dalam dunia nyata dalam bentuk dua dimensi ataupun tiga dimensi. Penggabungan
ini kemudian dimaksimalkan dengan kemampuan berinteraksi secara langsung dengan
objek tersebut.
AR sudah diimpikan sejak dulu dan sering muncul di film ataupun anime
Jepang. Begitu juga film Hollywood seperti Minority Report (2003) yang
menggunakan teknologi komputer AR, serta Iron Man 2 (2010) lewat asisten
komputernya, Jarvis. Di dunia kemiliteran, biasanya digunakan oleh pilot
pesawat tempur. Namun, ketika zaman semakin canggih, beberapa perusahaan
mengambil intisari yang baik kemudian menerapkan konsep AR di kehidupan
sehari-hari.
Sumber
referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar