Rabu, 29 Januari 2014

Interaksi sosial



Interaksi sosial

Interaksi sosial yaitu Hubungan tiombal balik yang di lakukan antar individu atau masyarakat.

Sosial yaitu masyarakat dan sekumpulan individu yang menetap di wilayah tertentu dab saling berinteraksi.
Jenis-jenis Interaksi
1.    Interaksi antar-individu
2.   Interaklsi antar individu dennga kelompak
3.   Interaksi antar kelompok dengan kelompok

*       Assosiatif
Bentuk interaksi antar individu yang emmpunyai tujuan bersama.
  • Kerjasama adalah suatu bentuk/usaha yang di lakukan bersama antar individu unruk tujuan bersama-sama
  • Asimilasi adalah suatu proses penyatuan dua klompok individu menjadi Satu
  • Akomodasi adalah suatu usaha dari individu untuk meredakan pertentangan/pertikaian Contoh:musyawarah

*       Dissosiatif
Suatu proses interaksi antar individu dengan cara perjuangan pengorbanan/pertikaian.
  • Persaingan kompetensi yaitu tanpa pertentangn/tidak dengan kekerasan
  • Konteraktif yaitu bentuk interaksi sosial dengan di lakukan dengan cara menentang/menghalangi.Contoh:Demonstrasi/aksi damai
  • Pertentangan/pertikaian yaitu denga kekerasan

Faktor pendorong interaksi
1.    Faktor internal dari dalam/diri sendiri
  • Kebutuhan fisik:makan,minum,dll
  • Kebutuhan keamana dan keselamatan:polisi,satpam,dll
  • Kebutuhan sosial:pasar dll
  • Kebtuhan penghargaan diri:prestasi,dll
  • Kebutuhan alkultulasi(bakat keterampilan):seniman,montir,dll

2.   Faktor exsternal(dari luar individu)
  • sugesti yaitu rangsangan dari orang lain yang berhubunga dengan kejiwaan contoh:iklan,dokter pribadi
  • Motivasi:suatu dorongan yang di beriakn orang lain untuk menambah semangat.cntoh:supporter
  • Imirtasi suatu sikap/perilaku dengan menirukan orang lain contoh:gaya rambut artis .
  • Identifikasi:suatu sikap dari imitasi meniru lebih mengidolakan /bercita cita seperti apa yang di inginkan Contoh:bercita –cita sebagai artis
  • Siompati:suatu sikap perilaku menykai ataum enyayangi orang lain
  • Empati yaitu suatu prilaku seseorang yang merasakan apa yang sedang orang lain rasakan Contoh: menjenguk oranmg sakit

Sosialisasi
1.    Selo soemarjin dan soelman soemardi sosialisasi adlah pengaruh timbale balik dari berbagai bidang kehidupan
2.   Peter Barger sosialisasi adalah suatu proses penyesuaian diri seseorang dengan belajar
3.   charlotte buher sosialisasi adalah suatu proses adaptasi diri seseorang dengan belajar/berpartisipasi
4.   Bruche j.chahen:sosialisasi adalah suatu proses seorang individu mempelajari tatanilai dan nirma sosial.
  
    Sosialisasi adalah suatu proses belajar individu di masyarakat berpartisipasi atau menyesuaikan disi terhadap nilai dan norma sosial.

Tujuan  bersosialisasi
1.    Mengenalk dan memahami lingkunagn sekitar
2.   untuk mengenal dan mengetahui tata nilai dan norma lingkungan
3.   untuk menyesuaikan diri terhadap budaya luar lingkunagn
Sosialisasi
Proses belajar seseorang di masyarakat
Tempat sosialisasi adalah
1.    Keluarga (ayah,ibu,anak)
2.   teman bermain
3.   seolah
4.   pekerjaan
5.   media massa :cetak/elektronik

Faktor yang mempengaruhi sosialisasi adalah:
1.    Internal (dari-diri sendiri)
        Biologis/fisik/tubuh
        Keceradsan IQ
        Emosional EQ
        Bakat keterampilan
        Eksternal (dari luar)
2.  Teluarga
        Teman
        Sekolah
        Pekerjaan
       Media masa
Kepribadian
1.    Y inger Kepribadian adalah keseluruhan perilaku seeorangdalam berinteraksi.
2.   M.A.W Browwer kepribadian adalah cara tingkah laku individu dalam sehari hari di masyarakat
3.   Theo dore M. New comb kepribadian adalah sikap seseorang Dario perilaku di masyarakat.
4.   Roungk dan warren kepribadian adalah organisasi factor bipologis,psikologis psikologis yang mendasari sikap dasar prilaku
5.   koefjaraningrat keporibadian adalah susunan dari unsur-unsur akal dan jiwa yang memnentukan tingkah laku seseorang.Jadi kepribadian adalah cara seseorang untuk berinteraksi meliputi=sikap tingkah laku,dan kebiasaan di masyarakat.

Faktor yang membentuk kepribadian adalah
1.    Lingkungan
2.   lingkungan sekitar
3.   Adat istiadat
4.   Situasi dan kondisi
5.   pengalaman

Tipologi cirri-ciri watak
Seseorang kepribadia adalah
1.    Realistis
        Arti=menyukai kekuatan fisik
        ciri =pemalu
contoh=petani,tukang bangunan
2.   Investigatif
Arti=menyukai kegiatan pemikiran
Ciri=suka menganalisa/ingin tahu
Contoh=pekerjaan IR,DU
3.   Sosial
Arti=suka membantu orang lain
Cirri=mudah bergaul
Guru=BK dll
4.   Konvesional
Arti=menyukai kegiatan peraturan jelas
Cirri=kaku
5.   Enterfrising
Arti=menyukai kegiatan mempengaruhi orang lain
Cirri=ambisius
Contoh=manager

Nilai dan norma sosial
Nilai sosial adalah ukuran/patokan hal baik,buruk/Pantas tidaknya dalam keperilaku manusia
Cirri-ciri:
1.    Bukan pembawaan sejak lahir
2.   di peroleh melalui belajar
3.   hasil dari interaksi
4.   dapat mempengaruhi perkembangan pribadi
Norma sosial adalah atruran/pedoman yang mengatur kehidupan bermasyarakat baik tertulis maupun tidak tertulis,dan mempunyai sangsi yang tidak mematuhiya
Ciri-ciri
1.    umumya tidak tertulis kecuali norma hukum
2.   hasil kesepakatan semua warga
3.   semua warga menfaatinya
4.   bagi yang tidak memilikinya di kenai sangsi
Macam-macam norma
1.    Norma kesusilaan adalah aturan yang bersumber dari hati nurani contoh=dilarang mencuri
2.   norma kesopanan adalah norma yang bersumber dari akal dan  pancasila contoh=tidak boleh meludah sembarangan
3.   norma adat/kebiasaan adalah adalah norma yang berfungsi untk memngatur kehidupan masyarakat contoh=gotong royong,
4.   norma agama adalah norma yang bersumber dari tuhan YME contoh:beribadah
5.   Norma hukum adalah norma yang di buat oleh pemerintah/instansi untuk mengatur warganya/anggotanya.Contoh=takib sekolah:uud 1945

Fungsi nilai dan norma sosial
1.    sebgai pedoman hidup
2.   sebagai pelindung individu
3.   sebagai motivasi untuk berbuat kebaikan

Faktor penyebab perubahan nilai dan norma
1.    pengaruh IPTEK
2.   pengaruh budaya asing
3.   perubahan struktur pemerintahan contoh=kasus pada pemilu/pilkada apabila terjadi perbedaan pendapat antara pendukung atau tidak bias menerima kekalahan akan berujung pada tindak anarkis.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)



Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)


Hak asasi manusia dalam pengertian umum adalah hak-hak dasar yang dimiliki setiap pribadi manusia sebagai anugerah tuhan yang dibawa sejak lahir. 
Ini berarti bahwa sebagai anugerah dari tuhan kepada makhluknya, hak asasi tidak dapat dipisahkan dari eksistensi pribadi manusia itu sendiri. Hak asasi tidak dapat dicabut oleh suatu kekuasaan atau oleh sebab-sebab lainnya, karena jika hal itu terjadi maka manusia kehilangan martabat yang sebenarnya menjadi inti nilai kemanusiaan.
Walau demikian, bukan berarti bahwa perwujudan hak asasi manusia dapat dilaksanakan secara mutlak karena dapat melanggar hak asasi orang lain. Memperjuangkan hak sendiri sampai-sampai mengabaikan hak orang lain, ini merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Kita wajib menyadari bahwa hak-hak asasi kita selalu berbatasan dengan hak-hak asasi orang lain.
Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap pribadi manusia secara kodrati sebagai anugerah dari tuhan, mencangkup hak hidup,hak kemerdekaan/kebebasan dan hak memiliki sesuatu.
Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)
Kesadaran akan hak asasi manusia didasarkan pada pengakuan bahwa semua manusia sebagai makhluk tuhan memiliki derajat dan martabat yang sama.dengan pengakuan akan prinsip dasar tersebut,setiap manusia memiliki hak dasar yang disebut hak asasi manusia. jadi,kesadaran akan adanya hak asasi manusia tumbuh dari pengakuan manusia sendiri bahwa mereka adalah sama dan sederajat.
Pengakuan terhadap HAM memiliki dua landasan,sebagai berikut.
1) Landasan yang langsung dan pertama, yakni kodrat manusia.kodrat manusia adalah sama derajat dan martabatnya.semua manusia adalah sederajat tanpa membedakan ras,agama,suku,bahasa,dan sebagainya.
2) Landasan yang kedua dan yang lebih dalam: Tuhan menciptakan manusia.Semua manusia adalah makhluk dari pencipta yang sama yaitu tuhan yang maha esa.Karena itu di hadapan tuhan manusia adalah sama kecuali nanti pada amalnya.